Garuda Di Dada Ku

Garuda Didadaku.

Firman Utina

Minggu, 15 November 2009

Persebaya




Drama Seru Sembilan Gol 



5 - 4



SURABAYA - Partai Persebaya kontra Persiwa Wamena di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya, tadi malam berjalan seru dan dramatis. Kedua kubu saling berbalas gol. Hingga peluit panjang berbunyi, sembilan gol tercipta dan Persebaya menang dengan skor 5-4.

Kemenangan itu diraih dengan penuh perjuangan. Betapa tidak, tampil menekan sepanjang 30 menit babak pertama dan menciptakan sejumlah peluang gol, Persebaya justru kebobolan lewat tendangan Yesaya Desnam pada menit ke-38.

Gawang tuan rumah kembali bobol dua menit kemudian lewat aksi Boakay Eddie Foday yang menerima umpan matang dari kapten Persiwa Pieter Rumaropen. Keunggulan Persiwa bertahan sampai turun minum.

'Dua gol awal Persiwa murni kesalahan pemain belakang kami. Kalau mereka sigap, mungkin itu tidak terjadi,'' kata Danurwindo, pelatih Persebaya.

Beruntung, mental para pemain Persebaya tidak kendor walau telah kebobolan dua gol. Dengan dukungan sekitar 12 ribu penonton yang hadir di laga itu, Anderson Da Silva dkk tetap bersemangat mengejar ketinggalan. Akhirnya, Taufik mencetak gol pertama Persebaya pada menit ke-53.

Taufik berhasil melakukan tendangan first time setelah tendangan bebas John Tarkpor di depan kotak penalti Persiwa membentur barikade pemain. Pada menit ke-73, Korinus Fingkreuw membuat Persebaya menyatakan kedudukan.

Terus menekan, Persebaya kembali lengah. Akibatnya, gawang Endra Prasetya kembali kebobolan dua gol lewat aksi Erik Weeks Lewis dan Albertho Mambrasar.

Kembali tertinggal tetap tak mengendurkan semangat Persebaya. Perjuangan keras tuan rumah membuahkan hasil lewat gol Korinus pada menit ke-80 dan Andi Oddang (82'). Dua gol itu diciptakan melalui tendangan jauh yang gagal diantisipasi kiper Persiwa Timotius Mote. Korinus akhrinya menjadi pahlawan Persebaya setelah bola sundulannya merobek jala Persiwa pada di injury time.

''Kelemahan anak-anak adalah pada organiasai permainan. Itu bisa dilihat dari gol-gol yang diciptakan Persebaya. Tapi, secara umum, saya puas dengan penampilan anak-anak,'' ujar Zainal Abidin, pelatih Persiwa.

Danurwindo memberikan acungan jempol bagi semangat para pemainnya. Tapi, dia tetap menganggap lini belakang timnya sebagai titik lemah. ''Sudah dua kali kami kebobolan empat gol dalam satu pertandingan (sebelumnya waktu dikalahkan PSPS 1-4, Red.). Ini harus segera dibenahi,'' terangnya.

Jika Persebaya tidak segera memperbaiki lini belakang, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi bulan-bulanan di laga selanjutnya. Pada 22 November nanti, Green Force akan menjamu juara bertahan Persipura Jayapura.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar